Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PANGKALPINANG, KATEDRALPANGKALPINANG.COM — Menyusul kunjungan perwakilan Gugus Tugas Percepatan Penanganan tim Covid-19 Kota Pangkalpinang, Jumat (26/06/2020), Gereja Katedral St. Yosef Pangkalpinang sudah menggelar perayaan Ekaristi secara terbatas khusus petugas dipimpin Romo Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang RD Laurentius Yustinianus T., Minggu (28/06/2020) Pk 08.00 WIB.

Terkait terbukanya kesempatan bagi Gereja Katedral untuk menggelar Perayaan Ekaristi dengan protokol normal baru, melalui pesan whatsapp Senin (29/06/2020) pagi ini, Romo Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang melalui jubir tim gugus tugas protokol normal baru Paroki Katedral, Andi Kris membagikan informasi penting kepada umat wilayah 2 sampai 9 dan 11 yang hendak mengikuti Ekaristi di Katedral St. Yosef Pangkalpinang.

Berikut informasi penting tersebut:
1. Ekaristi mingguan di gereja boleh dihadiri oleh umat akan dimulai 05 Juli ini.
“Mohon bantuan ketua atau pengurus KBG untuk mengajak umatnya yang bisa hadir
agar mulai memilih waktu Ekaristi yang sesuai supaya tidak menumpuk di waktu tertentu. Adapun waktu perayaan Ekaristi, Sabtu Pk. 18.00 WIB, dan Minggu Pk. 06.00 WIB, Pk. 10.00 WIB, Pk 15.00 WIB dan Pk 18.00 WIB,” demikian Romo Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang RD Laurentius Yustinianus T., melalui jubir tim gugus tugas protokol normal baru Paroki Katedral, Andi Kris menyampaikan.

Andi menambahkan, bahwa sampai saat ini tim memakai kebijakan Ekaristi terbuka untuk umat dari wilayah 2 hingga 9 dan 11 karena banyak umat yang memintanya. “Usulan lain tentang pembatasan Ekaristi dengan cara per wilayah sudah kita tampung dan akan ditentukan berdasar evaluasi setelah Ekaristi umat berjalan,” tandasnya.

2. Ekaristi harian akan mulai berjalan seperti biasa pada Pk 06.00 WIB mulai tgl. 06 Juli

3. Misa harian hari Jumat dilaksanakan sore Pk 17.00 WIB.

4. Adorasi kepada Sakramen Mahakudus akan dilaksanakan setiap Jumat pertama dalam bulan.
“ Untuk itu tolong memperhatikan protokol kesehatan. Hanya yang sehat yang boleh hadir, anak usia 10 tahun ke bawah belum boleh hadir, memakai masker (kalau tidak memakai masker akan dipersilakan pulang atau ikut Ekaristi jadwal berikutnya).

Grafis (KATEDRALPKP/PETRUS SINPO SIMANJUNTAK)

Cuci tangan, duduk jaga jarak dan duduk di tempat yang ditunjukkan oleh petugas tata laksana. Tata gerak di gereja hanya duduk dan berdiri, kolekte bisa transfer. Bisa di awal atau di akhir Ekaristi. Terima kasih,” demikian tutur Andi sembari mengingatkan supaya umat tidak melampiaskan kerinduan dengan berkerumun di halaman gereja.

“Begitu masuk halaman gereja, langsung ke dalam. Sama halnya ketika hendak pulang,” pesannya. (katedralpkp)

Penulis: caroline_fy
Editor : caroline_fy


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •