Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PANGKALPINANG, KATEDRALPANGKALPINANG.COM — Umat Katolik memperingati HUT Perak 25 Tahun Imamat, Uskup Keuskupan Pangkalpinang Mgr Adrianus Sunarko OFM di Gereja Katedral St. Yosef, Pangkalpinang, Rabu (08/07/2020). Mengingat masih dalam suasana pandemi Covid-19, maka Perayaan Ekaristi hanya untuk undangan terbatas, sementara umat Katolik yang lain mengikuti Ekaristi melalui live streaming.

Dalam pesannya Mgr Adrianus Sunarko mengulas perihal kemurahan dari Tuhan Yesus selama perjalanan hidupnya.

“Banyak kemurahan hidup yang saya terima mulai dari masa kecil. Memiliki ibu dan kakak yang baik yang dianugrahkan kepada saya. Kemurahan hati masa anak-anak menggembirakan di desa yang sederhana,” ujar Mgr Adrianus Sunarko dalam homilinya.

Perjalanan hidup dan lingkungan yang baik kemudian mengantarkannya masuk ke Seminari Mertoyudan, Jawa Tengah, hingga ditahbiskan sebagai imam. Tepatnya 8 Juli 1995 putra pasangan Ignasius Sumedi dan Maria Suminah ini ditahbiskan sebagai imam dari ordo OFM oleh Kardinal Julius Darmaatmadja SJ, selaku Uskup Agung Semarang. Dialah Diakon Adrianus Sunarko yang saat itu berusia 29 tahun. Putra kelahiran Merauke yang memiliki tanah leluhur di Sedayu, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Kemurahan hati dari Allah dikatakannya semakin bertambah saat menjadi seorang dosen di Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara, Jakarta. Ia mengaku mendapat teman dosen yang kompak.

“Sampai ke Pangkalpinang 3 tahun lalu. Kemurahan hati bertambah. Waktu datang pesta besar-besaran dengan tahbisan. Saya bersyukur diterima umat dan para imam, di tempat baru sesuatu yang sangat penting bagi saya pada waktu itu,” ujarnya.

Dalam pengalamannya menjadi Uskup Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko juga menceritakan merasa mendapatkan anugerah saat didoakan para ibu.

“Pernah seorang ibu minta diberkati rosarionya. Katanya tiap hari mendoakan Bapak Uskup, bukan hanya satu tapi pada umumnya ibu-ibu. Itu anugerah yang besar,” pungkas Mgr. Adrianus Sunarko.

 

Menerima Banyak, Memberi Sedikit

Mgr Adrianus Sunarko, OFM saat menyampaikan homili, Rabu (08/07/2020). (KATEDRALPKP/FENNIE)

Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko dalam homili HUT Perak Imamat sempat bertanya kepada umat mengenai menerima banyak, memberi baru sedikit.

“Menerima banyak memberi sedikit, berarti kesimpulannya utang,” ujar Mgr Adrianus Sunarko.

Hutang ini unik karena bisa tidur nyenyak dan tidak ditagih, namun terus-menerus memberikan cara baru untuk menolong.

“Ini utang piutang yang aneh, tentu saja jangan kelamaan nanti lupa. Dari sudut Allah tidak ada utang piutang. Rencananya keselamatan manusia. Perintah-perintah yang diberikan untuk keselamatan kita semua,” ujarnya.

Sebagai penutup, Mgr Adrianus meringkas panggilan hidupnya di antaranya bersyukur atas banyak anugerah kemurahan hati yang diterima dan kemampuan memberi di tengah keterbatasan, namun selalu diberi kesempatan dan didorong untuk melaksanakan perintah dalam segala keterbatasan. (katedralpkp)

 
Penulis : Dhina
Editor : caroline_fy


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •