Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PANGKALPINANG, KATEDRALPANGKALPINANG.COM – Pandemi Covid-19 membuat penduduk muka bumi ini harus prihatin. Segala kegiatan dilakukan dalam keterbatasan, termasuk syukuran Uskup yang hanya dihadiri kalangan imam dan para biarawaran/ti.

Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko OFM, Rabu (08/07/200) kemarin memperigati HUT Perak Imamatnya dengan menjalankan protokol tatanan normal baru sesuai anjuran pemerintah. Mulai dari merayakan Ekaristi di Gereja Katedral St. Yosef Pangkalpinang hanya bersama para imam, biarawan dan perwakilan umat, acara dilanjutkan dengan syukuran sederhana di kompleks Keuskupan Pangkalpinang, Jalan Batu Kadera, Pangkalpinang.

Doa, meniup lilin, memotong kue dan membagikan kepada perwakilan yang hadir, makan malam bersama, serta tak ketinggalan adalah musik dan nyanyian diisi para imam, bahkan oleh uskup sendiri, menjadi serangkaian acara malam itu. Mungkinkah syukuran tanpa musik dan nyanyian bagaikan sayuran tanpa garam? (katedralpkp)

Uskup bernyanyi diiringi alunan musik para imam. (KATEDRALPKP/FENNIE)

Kue ulang tahun Imamat untuk Uskup. (KATEDRALPKP/FENNIE)

RD Hans Jeharut bertindak sebagai master of ceremony.(KATEDRALPKP/FENNIE)

Berdoa. (KATEDRALPKP/FENNIE)

RP Sulis MSF memimpin doa.(KATEDRALPKP/FENNIE)

Vikjen Keuskupan Pangkalpinang, RP NUgroho Krisusanto SSCC didampingi RDYudi tak mau ketinggalan bernyanyi.(KATEDRALPKP/FENNIE)

Mengantre makanan. (KATEDRALPKP/FENNIE)

Para suster berfoto bersama Uskup. (KATEDRALPKP/FENNIE)

Seandainya syukuran itu tanpa musik dan nyanyian, benarkah bagai sayuran tanpa garam? (KATEDRALPKP/FENNIE)


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •