Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hari ini beberapa ahli Taurat dan orang Farisi menuntut tanda kepada Yesus. Yesus dengan keras mengatakan bahwa tidak akan ada tanda selain tanda Nabi Yunus.

Saya membayangkan bahwa Yesus berkata demikian dengan nada jengkel. Bagaimana tidak? Yesus banyak memberikan tanda kehadiran Allah lewat mukjizat-mukjizat yg Ia perbuat, namun orang Farisi dan ahli Taurat tidak juga percaya kepada-Nya.

Kita pun mungkin seperti beberapa orang Farisi dan ahli Taurat. Kita bertanya di mana Tuhan di masa pandemi corona ini? Beberapa orang mulai ragu dan bimbang…

Padahal kalau kita peka terhadap tanda-tanda di dalam kehidupan ini, tentu kita akan melihat kehadiran Tuhan. Bagaimana tidak? Beberapa keluarga yg tidak pernah doa bersama, sekarang jadi doa bersama dalam keluarga. Yang tadinya tidak mau kumpul, malah sekarang orang rindu kumpul di saat disuruh jaga jarak. Yang tadinya tidak memikirkan orang lain, sekarang sibuk bagi-bagi masker, sembako, dan lain-lain.

“Hai manusia, telah diberitahukan kepadamu apa yang baik. Dan apakah yang dituntut TUHAN dari padamu: selain berlaku adil, mencintai kesetiaan, dan hidup dengan rendah hati di hadapan Allahmu?”  (Mi 6:8).

Renungan oleh:
RD Yosef Setiawan


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •