Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

PANGKALPINANG, KATEDRALPANGKALPINANG.COM – Persekutuan Doa (PD) Karismatik Katedral Pangkalpinang menunjukkan kepeduliannya di masa Pandemi Covid-19.

Sebelum muncul kasus pasien pertama yang menderita Covid-19 di Bangka Belitung. PD Karismatik Katedral Pangkalpinang bertindak cepat mengumpulkan donasi berupa alat pelindung diri (APD) dan sembako.

Langkah pertama PD Karismatik Katedral Pangkalpinang menyumbang APD seperti masker medis dan baju hazmat ke beberapa rumah sakit.

Hingga sumbangan APD dirasa mencukupi, PD Karismatik kemudian beralih menyalurkan bantuan sembako kepada masyarakat ekonomi lemah yang terdampak virus corona, termasuk untuk lansia dan para janda.

PD Karismatik Katedral Pangkalpinang memberikan bantuan sembako kepada pemulung di jalan

PD Karismatik memberikan bantuan sembako pada warga yang membutuhkan

 

“Ide untuk mengumpulkan ini dari salah satu anggota Karismatik, ketika mereka utarakan pendapatnya soal kesiapan rumah sakit di Babel menghadapi Covid-19. Kita berfikir untuk sumbang APD berikutnya sembako. Waktu itu caranya kita share info (kumpul sumbangan) ini di Instagram dan Facebook masing-masing, habis itu dana masuk,”ujar Yuliana atau akrab disapa Ahua, anggota PD Karismatik Katedral Pangkalpinang.

Maksud baik ini kemudian membuahkan respon yang luar biasa dari donatur, di awal pengumpulan dana mencapai puluhan juta rupiah hingga mencapai ratusan juta.

Sepanjang membagikan APD ke beberapa rumah sakit, Ahua mengaku terharu.

Berbekal masker dan sarung tangan, ia bersama tujuh rombongan PD Karismatik yang lain tak terbersit rasa takut ketika mengunjungi beberapa rumah sakit untuk membagikan APD ketika virus corona santer mewabah.

“Mereka (rumah sakit) curhat gak punya baju hazmat dan masker kurang. Terharu kita bisa bantu. Waktu itu juga dak de wo (rasa takut), saat diminta tolong langsung oke aja,” tambah Ahua ketika berbagi cerita kepada katedralpangkalpinang.com beberapa waktu lalu.

Ahua ketika memberikan bantuan APD dari PD Karismatik kepada rumah sakit

 

Setelah APD, bantuan kemudian bergulir ke sembako. Pembagian sembako ini  terbagi menjadi tiga bagian.

Bagian pertama dan kedua untuk kalangan umum seperti pemulung jalanan dan warga yang membutuhkan di sekitar daerah Tuatunu, Gabek dan Pangkalbalam.

Kemudian pembagian sembako yang ketiga berupa 5 kg beras, 1 kg Gula, 1 liter minyak dan  10 bungkus mie instan disebar untuk kalangan intern pada umat Katolik padai beberapa KBG di Pangkul dan Kampung Jeruk. Direncanakan berikutnya pembagian sembako ke daerah Mesu dan Baturusa.

“Ade yang dikasih sembako, barang e sedikit tapi sinmong dak sude-sude,” tutup Ahua sembari tersenyum saat menceritakan pengalamannya.(katedralpkp)

Penulis: Dhina

Editor: Dhina


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •