Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian, Sabtu (25 Juli 2020)

“Anak Manusia datang bukan untuk dilayani melainkan untuk melayani, dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan banyak orang”. Mat. 20:20-28.

Hari ini pesta St. Yakobus, rasul. Dia bersama saudaranya Yohanes, adalah termasuk kelompok murid perdana. Injil menceriterakan tentang permintaan jabatan dalam Kerajaan Surga untuk kedua bersaudara ini oleh ibu mereka. Jabatan yang dimaksud berkaitan dengan kekuasaan, namun Yesus mempunyai konsep lain mengenai jabatan dalam Kerajaan Surga. Jabatan berarti pelayanan. Pelayanan menuntut kesediaan memikul salib. Kesediaan memikul salib, membuat seseorang layak di hadapan Allah.

Pesan untuk kita:
> Kadang kita berpandangan tentang kebesaran itu berkaitan dengan kekuasaan, kecemerlangan, kehebatan dan lain-lain. Padahal kebesaran yang asli terletak pada pelayanan. Pelayanan membutuhkan kesederhanaan dan kerendahan hati.

> Sering kita suka terlibat dalam kegiatan- kegiatan pelayanan, misalnya doa di komunitas, latihan koor, rekoleksi, pembinaan, memberi sumbangan dan aksi sosial ke panti asuhan atau kelompok orang miskin. Menjadi pertanyaan, Apakah kita masih bersedia dalam pelayanan, ketika kita berhadapan dengan kesulitan atau tantangan serta penolakan dalam pelayanan kita? Nilai dari sebuah pelayanan adalah korban, bahkan sampai nyawa. Inilah yang disebut salib.(*)

Oleh:
Rm. Bernard. Kerans, Keuskupan Larantuka.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •