Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

ROMA, KATEDRALPANGKALPINANG.COM — 0 Perawan Wahyu yang terberkati, Engkau ada dalam Tritunggal Mahakudus; kami berdoa padamu pandanglah kami dengan tatapan kerahiman dan penuh kelembutan.

Ya Maria, penjaga dan pelindung kami; semoga dengan tanah berdosa di gua ini, kami memperoleh rahmat dan mukjizat bagi pertobatan orang-orang tak percaya dan para pendosa; pintalah pada Puteramu keselamatan jiwa-jiwa yang telah meninggal, kesehatan jiwa raga kámi, dan rahmat kami perlukan:……..    ( silahkan sebutkan permohonan anda) . . . .

Berilah kepada Gereja dan Bapa Suci sukacita karena pertobatan para musuhnya, karena pewartaan kerajaan Allah di atas bumi, kesatuan semua yang percaya pada Kristus, damai damai bagi segala bangsa; semoga kami pun dapat mencintai dan melayanimu di hidup kami dan pada saatnya nanti kami dapat berjumpa dan berterima kasih kepadamu di Rumah Bapa. AMIN.

( Tiga Salam Maria)

Doa kepada Santa Perawan Wahyu (KATEDRALPKP/DOK. RD BENNY BALUN)

 

Devosi Pribadi Kepada Perawan Wahyu

Deretan 12 anak tangga, tempat devosi pribadi di bukit wilayah Circeo. (KATEDRALPKP/DOK. RD BENNY BALUN)

Pada suatu kesempatan di musim panas, Bruno beristrihatan di rumahnya yang berada jauh dari kota Roma, di sebuah bukit di wilayah Circeo. Di sekitar wilayah itu kita temukan ada cukup banyak jalan setapak. Suatu saat ketika Bruno berjalan di kebun itu, Bunda Perawan datang menjumpai Bruno. Di tempat ini dibangun 12 anak tangga, sebagai tempat devosi pribadi. Dan diujung anak tangga itu dibuat “gua kecil” .

Cara Berdoa Devosi Pribadi:
A. Sebelum melewati 12 anak tangga:
1. Tanda Salib
2. Doa Tobat: Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku, sungguh patut aku Engkau hukum, terutama sebab aku telah menghina Engkau, yang mahamurah dan mahabaik bagiku. Aku benci atas segala dosaku dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah, ampunilah aku, orang berdosa. Amin.
3. Salam Ya Ratu: Salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PutraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, o Ibu, o Maria Bunda Kristus.

B. Di setiap anak-tangga, berhenti sejenak sambil berdoa:
1. Salam Maria
2. Kemuliaan
3. Perawan Wahyu, Doakan kami dan berilah kasih Bapa

C. Di Depan Gua:
1. Aku Percaya
2. Bapa Kami
3. Salam Maria
4. Kemuliaan
“TUHAN MEMBERKATI, BUNDA MARIA MENJAGA” (katedralpkp/selesai)

Diceritakan kembali oleh:
RD Benny Balun (pribadi yang pernah tinggal bersama anak Bruno, Carlo, selama empat bulan di Roma)


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •