Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian
Jumat Biasa XVIII, 7 Agustus 2020
Bacaan :
Nahum 1:15; 2:2; 3:1-3,6-7
Matius 16:24-28

Saudara-saudari……

Adalah sebuah pepatah tua mengatakan : “Banyak jalan menuju Roma”. Pepatah ini mau mengungkapkan bahwa ada banyak jalan atau cara yang bisa ditempuh seseorang untuk mencapai sebuah tujuan. Atau untuk menggapai sebuah cita-cita, banyak strategi atau langkah dapat diambil. Hanya saja, apakah cara, langkah atau strategi yang ditempuh itu mujarab atau menjamin agar sasaran yang dituju dapat tercapai dengan baik. Karena jalan yang dilalui itu ada yang mudah; tidak banyak membutuhkan perjuangan yang berat. Tetapi ada juga jalan yang sulit dan berat; misalnya berliku-liku, berbatu dan bahkan jalan yang penuh dengan kerikil tajam.

Saudara-saudari……

Sabda Tuhan yang kita baca dari Injil Matius hari ini menampilkan hal yang hampir sama. Yesus memperlihatkan kepada para pendengarnya bahwa untuk menjadi Murid-Nya itu mudah-mudah sulit. Bahkan Yesus sendiri secara terang-terangan mengatakan kepada mereka bahwa untuk menjadi Murid-Nya penuh tantangan. Banyak tantangan, kesulitan, penolakan dan bahkan sampai risiko kehilangan nyawa yang akan dialami seperti yang dihadapi Yesus sendiri. Namun, apabila semua tantangan yang datang bisa dilalui maka kemuliaan akan diraih.

Untuk meyakinkan para pengikut-Nya bahwa semua situasi yang dihadapi dari yang tersulit sampai yang termudah bisa dilewati untuk meraih tujuan menjadi Murid-Nya yang sejati, Yesus memperlihat tiga (3) jalan, yakni : pertama, para murid harus berani menyangkal diri. Seorang pengikut-Nya harus bisa melepaskan segala keinginan, harapan dan kebiasaan yang melekat pada dirinya dan menyelaraskannya dengan harapan Yesus.

Kedua, seorang pengikut Yesus dan bahkan Murid-Nya harus berani memikul Salib. Tak bisa disangkal bahwa disamping kemudahan-kemudahan yang didapat, tantangan, kesulitan, penolakan dan sampai resiko kehilangan nyawa sekalipun akan dialami. Situasi tersulit sekalipun pasti akan menghadang. Dan itulah Salib yang harus dipanggul seorang pengikut-Nya.

Ketiga, seorang murid Yesus harus tetap setia mengikuti Yesus. Dalam perjalanan bersama yesus, ada banyak tawaran dan janji-janji manis lain yang akan disuguhkan kepada pengikut Yesus. Apabila seorang Murid Yesus tetap setia mengikuti Yesus dan tidak terbuai oleh tawaran-tawaran dunia maka ia akan meraih kemuliaan yang dijanjikan Yesus.

Saudara-saudari………

Yesus telah memberikan kepada kita tiga (3) jalan yang terindah, teruji dan terpasti untuk menggapai keselamatan yang telah disiapkan bagi setiap pengikutnya. Jalan yang ditawarkan Yesus memang tidak mudah. Jalan yang ditunjukkan Yesus memang penuh dengan risiko dan berbedah dengan jalan yang diperlihatkan “dunia”. Memang banyak jalan menuju Roma. Tetapi Jalan yang ditunjukkan Yesus lebih pasti dan menjamin untuk keselamatan Kita.

Kita sebagai pengikut-Nya pasti mempunyai banyak jalan, cara dan strategi masing-masing untuk meraih keselamatan di dalam dan bersama Dia. Namun, yakinlah bahwa jalan kita belum tentu menjamin. Maka, mari kita memusatkan iman, harapan dan kasih kita melalui tiga (3) jalan yang ditunjukkan Yesus. (*)

Renungan Oleh :
RD Andre Lemoro


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •