Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian, Senin (10 Agustus 2020)

BACAAN :
A. 2 Kor.9:6-10
B. Yoh.12:24-26
PW. Santo Laurensius; Diakon dan Martir.

Hidup manusia sesungguhnya merupakan lingkaran ‘hukum tanam-tuai’. Keadaan kita saat ini dapat dikatakan sebagai hasil tuaian dari apa yang dahulu ditanam melalui berbagai pelayanan kasih yang dilakukan oleh para pendahulu kita. Orangtua yang tak kenal lelah mengasuh dan bekerja mencukupi kebutuhan kita. Sanak saudara yang dengan perhatian membantu kita. Para guru yang dengan sabar mendidik kita di sekolah. Semua sahabat yang mengajak kita berlatih olah raga, bernyanyi, bermain gitar dan sebagainya.

Setiap orang selalu mengenang apapun yang mereka tanam dalam dirinya, yang membuat ia mampu menjalani kehidupannya saat ini. Semakin dewasa seseorang, iapun semakin dapat bertindak sebagai penanam bagi sahabat dan generasi selanjutnya. Saat menanam merupakan saat yang sulit, penuh pengorbanan dan tantangan. Tetapi ketika melihat buah panenannya baik, sesuai yang diharapkan, hatinya terasa bahagia.
Itulah hidup.

Memberi pelayanan dengan tulus ihklas akan memberikan kehidupan yang sesungguhnya. Tuhan Yesus sudah lebih dulu melakukannya. Dia meninggalkan kemuliaan IllahiNya dan menjadi manusia. Ia menderita, wafat dan dimakamkan. Inilah pemberianNya yang tak ternilai, agar semua orang selamat dari kematian kekal. Pemberian yang mengantarkan kepada kebangkitan dan kemuliaan kekal. Pemberian yang menyatukan, menyemangati, memurnikan dan mengarahkan karya-karya para muridNya menuju kehidupan yg sesungguhnya.

Di zaman ini tidak banyak orang yang mau memberikan pelayanan yg tulus terhadap sesamanya. Sebagian besar diberikan dengan embel-embel syarat tertentu. Memberikan ini atau itu dengan harapan agar pada saatnya mendapatkan imbalan yang lebih besar atau pada saatnya orang membalas dengan memenuhi permintaannya.
Banyak juga yang senang mengharapkan pelayanan yg baik dari sesamanya, tetapi dia sendiri enggan memberikan pelayanan dengan berbagai alasan. Kalaupun dilakukan, hanya kepada mereka yang disukainya….

Bagaimana dengan Anda? (*)

Renungan Oleh:
Ignatius Sumardi


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •