Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian Jumat, 2 Oktober 2020
Hari Biasa, Pekan Biasa XXVI
Mat 18: 1-5.10

Saudara/i yang terkasih dalam Kristus,

Firman Tuhan pada hari ini kembali mengingatkan dan menyemangati kita agar kita tak jemu-jemu belajar menjadi kecil seperti seorang anak kecil. Mengapa? Kita tahu bahwa persaingan menjadi yang terbesar sudah merupakan iklim dunia bahkan mungkin sudah masuk sampai ke dalam keluarga kita. Banyak orang lebih mengejar prestasi untuk dihargai, dipandang, ditinggikan, dan dipuji daripada sebaliknya. Karena itu, firman Tuhan hari ini memperlihatkan bagaimana Yesus mengontraskan pengajaran-Nya dengan kecenderungan manusia yang ingin dihargai, dipandang, ditinggikan, dan dipuji.

Injil mengisahkan bagaimana para murid Yesus memakai standar dunia ketika berbicara tentang konsep Kerajaan Allah dan Yesus tidak segera menanggapi, tetapi Ia memanggil seorang anak kecil menjelaskan konsep Kerajaan Allah yang benar. Kita tahu, anak kecil selalu di posisi tidak penting, lemah tak berdaya, tidak dapat memimpin, dan tidak memiliki ambisi menumpuk kekayaan atau kedudukan, tetapi melalui peragaan Yesus Ia mengajar agar para murid-Nya memiliki sikap seperti anak kecil yang rela menjadi tak berarti, berani mengakui ketidakberdayaan, dan bertobat dari dosa.

Doa:
Tuhan, tambahkanlah imanku agar aku selalu dimampukan untuk senantiasa belajar terus-menerus menjadi seperti anak kecil. Amin. (*)

Oleh:
RD Yopi Sogen.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •