Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian, Kamis (15 Oktober 2020)
Bacaan 1         : Ef 1 : 1 – 10
Injil                  : Luk 11 :47- 54

Saudara-saudari terkasih dalam Kristus,
Injil hari ini masih mengisahkan pertentangan Yesus dengan para Ahli Taurat dan orang Farisi. Yesus marah dan mengecam mereka karena mereka terang-terangan menolak Yesus Kristus, dan berencana membunuh-Nya. Mereka tidak percaya bahwa Yesus Kristus adalah Tuhan. Penolakan mereka akan Yesus membawa konsekuensi yakni kutukan dan malapetaka di hari akhirat. Yesus mengecam mereka dengan berkata: “Celakalah kamu, sebab kamu telah mengambil kunci pengetahuan; kamu sendiri tidak masuk ke dalam dan orang yang berusaha masuk ke dalam kamu halang-halangi.” (Luk 11 : 52).

Para Ahli Taurat dan Orang Farisi adalah orang-orang yang memiliki pengetahuan sangat baik akan Taurat. Pengetahuan yang baik tersebut seharusnya membuat mereka sebagai pribadi memiliki jaminan pengenalan akan Tuhan. Lebih dari itu, pengetahuan tersebut juga bias dipakai untuk membantu sesama yang lain untuk menemukan kebenaran Allah. Sayangnya pengetahuan mereka justru menghalangi pengenalan yang tulus akan Tuhan dan juga mendatangkan batu sandungan bagi orang lain, menghalang-halangi orang lain untuk mencapai keselamatan.

Kecaman Yesus kepada para Ahli Taurat dan Ahli Farisi menjadi peringatan bagi kita dan para penganut termasuk pemuka agama umumnya. Golongan yang secara ilmu tergolong mumpuni, namun dalam praksis hidup keagamaan justru seringkali tidak bisa menjadi teladan. Pengetahuan yang baik tentang agama seharusnya membuat kita semakin terbuka pada kehendak Allah dan rendah hati. Pengetahuan agama yang kita miliki juga semestinya bisa digunakan untuk membantu dan menghantar semakin banyak orang untuk mengenal Tuhan dan hidup menurut kehendak Tuhan. Jika tidak, maka kecaman Yesus hari ini berlaku buat kita juga. (*)

@hansjeharutpr

 

 

 

 


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •