Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Baptisan Balita di Gereja St. Yohanes Pembaptis Baturusa

BATURUSA, KATEDRALPANGKALPINANG.COM — Gereja Santo Yohanes Pembaptis Wilayah 1 Baturusa, baru saja menggelar penerimaan Sakramen Pembaptisan. Penerimaan sakramen yang berlangsung dalam perayaan Ekaristi ini membaptis enam balita. Terdiri dari satu bayi dari KBG Santo Thomas, satu bayi dari KBG Santo Paulus, dan empat bayi dari KBG Santo Petrus. Ekaristi pembaptisan dilaksanakan Senin, 28 Desember 2020 dipimpin oleh Pastor Rekan Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang, RD Yosef Setiawan.

Suasana baptisan balita di Gereja St. Yohanes Pembaptis, Baturusa. (GEREJA BATURUSA/ TOMAS HERIANTO)

Kebahagiaan terlihat jelas pada keenam pasangan orang tua yang bayinya dibaptis. Juga rasa syukur tak lupa mereka ungkapkan. Eka Prasetia dan pasangannya Katarina, orang tua dari Gracia, misalnya mengaku, “Kami bersuka cita, karena putri kami telah menjadi keluarga Gereja. Harapan kami,  Grace (panggilan untuk Gracia-red) menjadi anak yg baik. Tumbuh dan besar dalam  didikan iman Katolik.”

Baptisan baru dan orang tua berfoto bersama Romo Yosef. (GEREJA BATURUSA/ TOMAS HERIANTO)

Senada dengan itu, pasangan Anton  dan Scolastika, orang tua dari Gabriella menyatakan, “Kami sebagai orang tua tentu senang bisa membawa putri kami menjadi pengikut Yesus. Harapan kami,  semoga di masa depan, kami bisa melihat Gabriella tumbuh menjadi pengikut Yesus yang sejati, yang setia, dan bisa menjadi anak yang berguna bagi gereja.”

Pasangan Hendri Gunawan dan Wita, orang tua dari Samuel, mengaku sangat bersyukur. “Pujian atas kebesaran  Tuhan Yesus, terima kasih Tuhan atas pembaptisan anak kami Samuel Alvaro. Semoga anak kami Samuel menjadi anak yang takut akan Tuhan dan selalu diberkati dalam segala hal.”

Sementara itu pasangan Yohanes Krisostomus dan Veleria, orang tua dari Georgius berharap, “Dengan dibaptisnya putra kami, sebagai orang tua, kami semakin teguh membimbing anak kami dalam iman. Semoga setelah dibaptis, Georgius nantinya bisa menjadi pribadi yang takut akan Tuhan dan teguh dalam iman.”

Gracia Melodi Simanjuntak tampak duduk tenang di pangkuan sang ibu menunggu giliran dibaptis. (KATEDRALPGK/THERESIA HERLINA)

Terpisah, umat Gereja HKY Mesulaut Marselino Simanjuntak kepada katedralpangkalpinang.com  mengucapkan puji syukur kepada Tuhan atas baptisan putrinya. “Senang rasanya. Semoga Gracia anak kami semakin menjadi anak Tuhan Yesus, bisa tumbuh dalam iman.  Karena kalau dibaptis dari kecil semakin terasa jadi anak Tuhan dari bayi. Jadi tumbuh dalam iman Katolik,” ujarnya.

Romo Yosef menyampaikan homili dari Panti Imam Gereja st. Yohanes Pembaptis, Baturusa. (GEREJA BATURUSA/ TOMAS HERIANTO)

Dalam khotbahnya di Gereja St. Yohanes Pembaptis Baturusa, Romo Yosef berbicara tentang optimisme dan harapan. Menurutnya, optimisme merupakan perkiraan manusia yang bersifat dapat diperhitungkan atau dapat dikalkulasi dan dipastikan hasilnya, sedangkan harapan lebih bersifat abstrak yang hasilnya belum dapat di ketahui.
“Bahkan ada harapan-harapan yang hampir mustahil untuk terwujud,” ujar Romo Yosef sembari berharap agar para orang tua selalu optimis bahwa mereka bisa menjadi teladan yang baik bagi anak-anaknya.(katedralpgk) 

Penulis : Tomas Herianto/ Ignatius Sarwoko/ Theresia Herlina
Editor : caroline_fy


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •