Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian, Selasa (02 Februari 2021)
Bacaan Injil: Luk 2:22-40

Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah

Bapak Ibu dan saudara/i yang terkasih. Salam berjumpa kembali dalam renungan kali ini.

Hari ini Gereja secara serentak merayakan Pesta Yesus Dipersembahkan di Bait Allah. Inilah pesta kesulungan seturut tradisi Yahudi di mana setelah disunat, setiap anak sulung dipersembahkan kepada Allah. “Semua anak laki-laki sulung harus dikuduskan bagi Allah” (ay. 23). Tradisi ini mengingatkan kita akan persembahan diri kita juga kepada Allah dan olehnya kita dikuduskan. Dengan demikian kita boleh merasakan bahwa diri kita adalah milik Allah yang dipilih untuk ambil bagian dalam karya keselamatan yang diwujudkan oleh sang Putera, Yesus Kristus.

Selain itu lewat peristiwa ini tersirat suatu penegasan tentang jati diri Yesus sebagai Mesias, yakni Dia yang telah dijanjikan dan menjadi penggenapan dari rencana Allah untuk menyelamatkan manusia. Tentang hal ini, Simeon menjadi saksinya.

Simeon, sebagaimana dikisahkan oleh penginjil Lukas merupakan “seorang yang benar dan saleh yang menantikan penghiburan bagi Israel. Roh Kudus ada di atasnya, dan kepadanya telah dinyatakan oleh roh Kudus, bahwa ia tidak akan mati sebelum ia melihat Mesias, yaitu Dia yang diurapi Tuhan” (ay. 25-27).  Kesaksian Simeon teurangkap indah lewat kidung pujiannya kepada Allah. “Sekarang, Tuhan, biarkanlah hamba-Mu ini pergi dalam damai sejahtera, …, sebab mataku telah melihat keselamatan yang dari pada-Mu” (ay. 29-30).

Kita tentu saja memiliki kerinduan yang sama, yakni melihat atau mengalami keselamatan yang dari Tuhan. Untuk mengalami hal tersebut, penting bagi kita menjadi pribadi yang berintegritas dan tekun beribadah. Tentulah dua hal ini bukanlah sesuatu yang mudah untuk terwujud. Kita adalah insan yang rapuh. Karena itu kita perlu mengolah serta memelihara ketekunan atau kesabaran untuk menikmati saat atau hari di mana Tuhan menampakan diri kepada kita.

Semoga damai sejahtera Allah senantiasa menyertai kita. Amin (*)

Renungan Oleh:
RD Berto Ngita


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •