Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Penyesuaian-penyesuaian berikut ini dilakukan dengan memperhatikan:
1. Norma liturgi untuk perayaan-perayaan pada masa Prapaskah dan Paskah, dari Kongregasi-Kongregasi untuk Ibadat Ilahi dan Disiplin Sakramen.
2. Petunjuk dari Komisi Liturgi KWI
3. Protokol kesehatan pada masa pandemi Covid-19.

Rabu Abu (17 Februari 2021)
– Diadakan 3x Perayaan Ekaristi : pk. 06.00, 10.00, 17.00 wib
– Imam mengucapkan doa pemberkatan abu, mereciki abu dengan air suci tanpa mengatakan apa-apa, lalu menyapa semua umat dan hanya satu kali mengucapkan rumusan sebagaimana terdapat dalam Buku Misa Romawi, menerapkannya secara
umum: “Bertobatlah dan percayalah pada Injil” atau “Ingatlah bahwa kamu adalah abu dan akan kembali menjadi abu”.
– Cara penerimaan abu kepada umat: abu ditaburkan ke atas kepala umat oleh imam tanpa mengucapkan apa-apa.
– Umat yang tidak bisa menerima abu pada hari Rabu Abu, penerimaan abu akan dilayani pada hari Jumat setelah jalan salib dan Pperayaan Ekaristi, juga pada hari Sabtu/Minggu setelah Perayaan Ekaristi Minggu Prapaskah I.
Teknis: setelah perayaan Ekaristi, umat berbaris di dalam gereja seperti akan menerima komuni.
– Bagi umat lansia yang biasanya diantarkan komuni, abu akan diantarkan oleh PKTL.
– Umat yang mengikuti misa online dapat mengoleskan sendiri abu pada dahi; abu dapat diambil di pastoran pada hari Selasa, 16 Februari 2021.

Perayaan Ekaristi Rabu Abu tahun 2020 di Katedral St Yosef, Pangkalpinang. (KATEDRALPGK/DOK)

Setiap Jumat selama masa Prapaskah:
– Diadakan jalan salib pk. 17.00 wib, dilanjutkan perayaan Ekaristi.
– Untuk jalan salib: pemimpin ibadat jalan salib memimpin dari panti imam bagian bawah, di depan altar. Gambar dipegang oleh misdinar. Umat tidak berputar menghadap ke gambar di dinding gereja, tetap menghadap ke altar.
– Umat tidak berlutut. Umat membungkukkan badan ketika mengucapkan: “Sebab dengan salib suci-Mu, Engkau telah menebus dunia”.

Minggu Palma (28 Maret 2021)
– Diadakan 4x perayaan Ekaristi : pk. 18.00 (Sabtu sore), pk. 06.00, 10.00, dan 17.00 wib.
– Umat membawa daun palma sendiri, akan diberkati dalam misa.
– Untuk tata cara memperingati Yesus masuk ke Yerusalem, digunakan cara sederhana
(tanpa perarakan).
– Umat yang mengikuti perayaan Ekaristi online dapat mereciki sendiri daun palma dengan air suci
(dilakukan oleh kepala keluarga).

Perayaan Minggu Palma 2019 dipimpin Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko, OFM di Katedral St. Yosef, Pangkalpinang. (KATEDRALPGK/DOK)

 

Kamis Putih (01 April 2021)
– Diadakan 2x perayaan Ekaristi : pk. 18.00 dan 21.00 wib.
– Tidak ada pembasuhan kaki
– Ekaristi I:
 Hosti yang dikonsekrir sejumlah umat, habis dibagi untuk umat.
 Tidak ada pemindahan Sakramen Mahakudus; setelah Doa Sesudah Komuni, imam keluar dalam keheningan diikuti oleh semua umat.
– Misa II:
 Hosti yang dikonsekrir berjumlah banyak, juga untuk 2 kali perayaan Jumat Agung.
 Setelah Doa Sesudah Komuni, imam bersama para petugas dan umat menghormat altar. Dilanjutkan pemindahan Sakramen Mahakudus, namun umat tidak mengikuti perarakan pemindahan Sakramen Mahakudus; perarakan dilakukan oleh imam beserta para petugas, dilanjutkan tuguran oleh kelompok wilayah yang mendapat giliran I. Umat yang lain diarahkan pulang oleh petugas tata laksana.
 Untuk kepentingan perarakan pemindahan Sakramen Mahakudus di Gedung MJB, halaman depan Gedung MJB disetrilkan dari kendaraan yang parkir.
– Untuk ibadat tuguran, umat di wilayah dalam kota dibagi menjadi 3 kelompok.
– Ada perarakan persembahan (perwakilan umat membawa kolekte khusus dari KBGKBG untuk pendidikan calon imam)

Perayaan Kamis Putih 2019 di Katedral St. Yosef, Pangkalpinang. (KATEDRALPGK/DOK)

Jumat Agung (02 April 2021)
– Jalan salib: pk. 09.00 wib
– Upacara mengenang sengsara dan wafat Yesus diadakan 2 x: pk. 15.00 dan 18.00
– Perayaan I: diadakan perarakan salib oleh imam didampingi misdinar dari belakang sampai ke panti imam, lalu imam menghadap umat dan membuka selubung salib sambil menyanyikan lagu “Lihatlah kayu salib …” sebanyak 3 x; setelah itu salib ditakhtakan.
– Perayaan II: tidak ada perarakan salib namun tetap dinyanyikan lagu “Lihatlah kayu salib …” sebanyak 3 x; imam menyanyikannya di panti imam (di depan altar) sambil menghadap ke arah umat. Setelah itu dilanjutkan penyembahan salib secara bersama-sama.
– Umat menghormati salib dengan membungkukkan badan bersama-sama dalam keheningan, tidak ada penciuman salib.
– Tidak ada ritual berdiri-berlutut pada saat Doa Umat Meriah. Selama Doa Umat Meriah, umat berdiri. Imam melagukan bagian awal Doa Umat Meriah, bagian berikutnya doa dibacakan.
– Kisah sengsara Yesus dinyanyikan. Peran Yesus oleh imam atau dibantu oleh umat yang dapat menyanyi dengan baik.

Perayaan Jumat Agung tahun 2019 di Katedral St. Yosef, Pangkalpinang. (KATEDRALPGK/DOK)

Malam Paskah (03 April 2021)
– Diadakan 2x perayaan Ekaristi: pk. 18.30 dan 21.30 wib
– Pada perayaan Ekaristi I diadakan pemberkatan api baru oleh imam dan petugas di halaman gereja, umat sudah berada di dalam gereja, gereja tetap masih dalam keadaan gelap, lalu lilin paskah diarak masuk dalam keheningan.
– Nyanyian perarakan lilin paskah: “Kristus cahaya dunia” atau “Cahaya Kristus” sebanyak 3 x dilakukan di panti imam (imam menghadap ke umat). Lilin umat dinyalakan pada nyanyian kedua, putra altar mengambil nyala lilin dari lilin Paskah dan menyalakan lilin umat.
– Pada perayaan Ekaristi II: Umat sudah berada di dalam gereja, lampu gereja sudah dinyalakan. Tidak ada upacara cahaya (tidak ada pemberkatan api baru, tidak ada perarakan lilin paskah). Perayaan dimulai di panti imam, lilin Paskah sudah bernyala dan ditakhtakan, lilin umat dinyalakan dengan nyala lilin dari lilin Paskah (dilakukan oleh misdinar). Setelah lilin umat dinyalakan, imam menyanyikan “Kristus cahaya dunia” atau “Cahaya Kristus” sebanyak 3 x dan diikuti dengan exultet.
– Hanya 5 bacaan (3 PL, 1 epistola, dan Injil)
– Tidak ada pembaptisan, maka tidak ada pemberkatan air baptis, hanya pemberkatan air suci untuk perecikan.

Minggu Paskah (04 April 2021)
– Diadakan 3x perayaan Ekaristi : pk. 06.00, 10.00, dan 17.00 wib.
– Tidak ada pembaharuan janji baptis.
– Ingat: hiasan (bunga) lebih meriah daripada Malam Paskah, menyatakan sukacita penuh. Sebaliknya, Malam Paskah tidak terlalu meriah. (*)

Seksi Ibadat Ilahi
Paroki Katedral St. Yosef – Pangkalpinang


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •