Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Harian, Selasa (16 Februari 2021)
Bacaan: Kej 6:5-8;7:1-5.10
Injil: Mrk 8:14-21

Jika menilik kemanusiaan kita bila dibandingkan dengan mahluk yang lain adalah terletak kesadaran. Manusia memiliki kesadaran sedangkan mahluk yang lain tidak. Kesadaran itu lahir dari refleksi atas sebuah peristiwa yang sudah dialami. Orang yang pernah selamat dari suatu penyakit berbahaya akan lebih berhati-hati dan menjaga kesehatannya. Inilah yang kita sebut kesadaran diri.

Namun apakah manusia tetap berada pada tingkat kesadaran diri yang terus-menerus, tentu saja tidak. Tetapi kita cendrung untuk menjadi pura-pura tidak tahu meskipun itu salah. Peristiwa air bah yg dilukiskan dalam bacaan pertama hari ini adalah gambaran tentang kepura-puraan manusia yang tidak menyadari dosanya. Tuhan menghukum manusia karena manusia telah banyak melakukan dosa. Kesadaran manusia memungkinannya untuk menempatkan diri lebih rendah dari Tuhan, tetapi sebaliknya kesombongan membuatnya sama dengan Tuhan. Dosa kesombongan inilah yang membuat manusia di hukuman oleh Tuhan. Pertobatan menjadi jalan untuk mempertemukan kembali manusia dengan Allah.

Yesus dalam Injil hari ini berbicara tentang kewaspadaan terhadap kepura-puraan, kemunafikan. Sikap inilah yang membuat manusia tidak menjadi dirinya sendiri. Dia dikendalikan oleh kecendrungan-kecendrungan yang menjerumuskan dia kepada kehancuran. Kepura-puraan membuat manusia menyembunyikan sesuatu. Dia tidak tampil apa adanya. Yesus mengingatkan kita agar jangan sampai sikap itu menguasai kita. Ragi kesombongan, ragi kepura-puraan akan menjerumuskan kita kepada kehancuran. Banyak orang merefleksikan situasi pandemi covid-19 ini sebagai bentuk hukuman Tuhan atas kesombongan manusia. Pilihan terbaik saat ini adalah kembali kepada Tuhan. Jangan pernah merasa bahwa kita mampu lalu melawan kehendak dan kebaikan Tuhan. Waspada terhadap kepura-puraan dan kesombongan diri. (*)

Renungan oleh:
RD Stanislaus Bani.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •