Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Hari Raya St. Yusuf Suami Maria
Bacaan : 2Sam. 7:4-5a.12-14a.16;. 4:13.16-18.22; Mat. 1:16.18-21.24a.

Hari ini Kita Merayakan Hari Raya Santo Yusuf, Suami Maria.

Hari ini terasa istimewa karena dirayakan di dalam tahun Santo Yosep. Santo Yusuf atau Santo Yosep, pribadi yang sama, seorang bapa yang menyambut / menerima Maria apa adanya.

Ia bermaksud meninggalkan Maria karena mengetahui bahwa Maria telah hamil padahal mereka masih bertunangan. Bagaimana bisa dikatakan ia seorang yang tulus hati?

Mari kita melihat maksud rencana semula Yosep meninggalkan Maria yang sedang hamil. Salah satu tafsir mengatakan bahwa niat Yosep adalah mau mengalihkan “sasaran tembak” orang-orang Yahudi pada masa itu. Maria hamil di luar nikah adalah sebuah pelanggaran, yang hukumannya adalah hukum rajam (dilempari batu hingga mati). Pikir Yosep, kalau dia meninggalkan Maria, maka orang akan iba kepada Maria yang ditinggal tunangannya yang tidak bertanggung jawab. Yang kemudian dipersalahkan banyak orang adalah Yosep, tunangan yang kabur itu…bukan Maria yang adalah “korban”.

Meski pikiran dan rencana Yosep masuk akal. Namun, Allah mengingatkan Yosep melalui mimpi supaya mengambil Maria sebagai istrinya. Dan Yosep pun taat. Yosep rela meninggalkan rencananya dan ikut rencana Allah.

Saya pun jadi mengerti mengapa di Filipina ada devosi kepada Santo Yosep tidur. Bukan karena mengagumi Santo Yosep yang tidur, tetapi pada Santo Yosep yang taat pada kehendak Allah yang disampaikan melalui mimpi.

Santo Yosep pun menerima Maria dan Anaknya. Ia mencintai dengan tulus. Karena ia mencintai maka sekarang ia dicintai. Di mana-mana ia dikasihi. “Banyak gereja didedikasikan untuknya, banyak lembaga keagamaan, paguyuban dan kelompok gerejawi diilhami oleh spiritualitas dan menyandang namanya dan bahwa berbagai tempat suci dibangun untuk menghormatinya. Banyak pria dan wanita suci mengabdi padanya. Doa-doa khusus didedikasikan untuknya.”

Selamat pesta Santo Yosep, suami Maria (*)

Renungan oleh:
RD Yosef Setiawan.


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •