Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

* Perayaan Ekaristi Krisma dan Pembaharuan Janji Imamat

 PANGKALPINANG, KATEDRALPANGKALPINANG.COM – “Marilah memastikan, bahwa kita menjadi imam-imam pendoa yang memiliki relasi erat dengan Yesus Kristus Sang Imam Agung. Perlu dipastikan adanya alokasi waktu harian, baik untuk doa pribadi maupun doa bersama,” demikian satu dari tiga pesan yang disampaikan Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko OFM dalam homilinya saat Perayaan Ekaristi pemberkatan minyak suci dan pembaharuan janji imamat para imam Keuskupan Pangkalpinang di Gereja Katedral St. Yosef, Pangkalpinang, Rabu (31/03/2021) petang.

Perayaan Ekaristi dipimpin Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko OFM di dampingi Vikjend RP Nugroho Krisusanto, SS.CC. dan Vikep Kepulauan Bangka Belitung RD Indrajati juga menitipkan harapan semoga tahun 2021 ini digunakan untuk memberi perhatian pada aspek communio.
“Saya ingin mengajak kita sekalian untuk saling mendukung satu sama lain sebagai rekan imam. Mari mewaspadai dan menghindari sikap-sikap yang mengancam persaudaraan seperti iri hati, curiga, sinisme, dendam, prasangka buruk, mencampuri terlalu jauh yang tidak menjadi wewenangnya dan lain-lain,” tutur  Uskup.

Uskup Keuskupan Pangkalpinang, Mgr Adrianus Sunarko OFM di dampingi Vikjend RP Nugroho Krisusanto, SS.CC. dan Vikep Kepulauan Bangka Belitung RD Indrajati memimpin Perjamuan Kudus saat Perayaan Ekaristi Krisma dan Pembaharuan Janji Imamat. (KATEDRALPGK/FENNIE)

Mgr. Adrianus juga mengajak para imam untuk berkembang sebagai pribadi dan setia serta gembira dalam melaksanakan pelayanan sebagai imam dengan bersama-sama menciptakan kondisi yang baik.
“Saya memberi apresiasi atas bentuk-bentuk solidaritas yang sudah menjadi kebiasaan di antara kita seperti patungan dalam memberikan uang duka, kebiasaan mengucapkan selamat dan merayakan secara sederhana hari ulang tahun kelahiran maupun imamat, penyerahan uang stipendium maupun gaji ke keuskupan dan lain-lain,” lanjut Uskup.

Satu harapan yang tidak kalah penting adalah melaksanakan misi. “Itu berarti tentang sikap kita, pelayanan kita kepada umat,” pesan Uskup.
Pada bagian ini Mgr Adrianus mengutip nasehat Paus Fransiskus tentang pastoral belas kasih (murah hati dan Maha Rahim). “Walaupun Gereja selalu mendorong kepada kesempurnaan dan meminta tanggapan lebih penuh kepada Allah, Gereja dengan perhatian dan kepedulian harus mendampingi yang paling lemah dari anak-anaknya, yang menunjukkan tanda-tanda terluka dan kehilangan kasih dengan memulihkan harapan dan kepercayaan dalam diri mereka seperti cahaya mercusuar di pelabuhan atau lentera yang dibawa di antara orang-orang untuk menerangi mereka yang tersesat atau yang berada di tengah badai. Jangan lupa bahwa karya Gereja sering kali menyerupai rumah sakit lapangan,” tandasnya.

Para imam turut memberi berkat saat Uskup memberkati minyak suci di Gereja Katedral St. Yosef, Pangkalpinang. (KATEDRALPGK/SEPTIANTO)

Perayaan Ekaristi pemberkatan minyak suci yang terdiri dari minyak krisma suci, minyak orang sakit, dan minyak katekumen serta pembaharuan janji imamat hari itu diikuti secara langsung oleh sedikitnya 20 imam Keuskupan Pangkalpinang yang berkarya di Pulau Bangka, serta imam di luar Pulau Bangka, tidak terkecuali Paroki Tanjungpinang yang masuk dalam Vikep Kepulauan Riau, dengan melakukan Perayaan Ekaristi secara bersama melalui media daring. (katedralpgk)

Penulis : caroline_fy
Editor : caroline_fy


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •