Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Rabu, 14 April 2021
Yoh 3:16-21

Saudara/i yang terkasih dalam Kristus,

Manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat dosa, sedangkan Allah tidak menghendaki manusia hidup dalam dosa. Allah begitu mengasihi manusia dan menghendaki agar manusia memperoleh hidup yang kekal. Karena itu, Ia rela datang ke dunia bukan untuk menghakimi melainkan menyelamatkan sebab tidak ada seorang pun yang mampu bebas dari dosa, memperoleh pengampunan, dan mendapat hak masuk surga, kecuali melalui pertolongan Tuhan Yesus sendiri.

Seperti halnya ular tembaga yang didirikan oleh Musa di padang gurun menjadi jalan kesembuhan bagi mereka yang dipagut ular, demikianlah juga salib Yesus adalah jalan keselamatan bagi semua manusia yang dipagut oleh bisa dosa. Manusia yang telah berdosa karena melawan Allah menerima hukuman namun Tuhan Yesus Kristus rela menanggung semua dosa tersebut dan mereguk murka Allah. Dengan salib-Nya, Ia menebus manusia dan membebaskan manusia dari hukuman akibat dosa.

Saudara/i yang terkasih dalam Kristus,
Belajar memikul salib dan mengikuti Yesus menentukan apa yang akan kita terima: hidup kekal atau hukuman. Bagi orang yang percaya dan setia mengikuti Yesus kendati dalam jatuh dan bangun akan memperoleh keselamatan yang dijanjikan, sedangkan yang tidak percaya, dengan tegas disebutkan bahwa mereka akan dihukum dan binasa. Mari saudara kita belajar untuk mengikuti Yesus dengan setia agar memperoleh hidup yang kekal, bukan hukuman atas dosa. Semoga…..

Doa:
Tuhan, tambahkanlah imanku agar aku semakin dimampukan untuk belajar memikul salibku setiap hari demi memperoleh hidup yang kekal. Amin. (*)

Renungan oleh:
RD Yopi Sogen


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •