Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

BATURUSA, KATEDRALPANGKALPINANG.COM — Tepat di Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus, lima anak dari wilayah I Gereja Santo Yohanes Pembaptis Baturusa, menerima Komuni Pertama, Minggu (06 Juni 2021). Ekaristi Penerimaan Komuni Pertama dipimpin oleh Romo Vikjen Keuskupan Pangkalpinang, RP Nugroho Krisusanto SS.CC.

Prosesi penerimaan komuni pertama di Gereja Baturusa. (GEREJA BATURUSA/LUSI OCTORA)

Dalam kotbahnya, Romo Nugroho menekankan bahwa setelah kita menerima komuni, jangan berpikir seperti makan nasi yang membuat kenyang perut. Jangan pula berpikir ada rasa yang enak di lidah, karena memang roti yang disantap dalam Ekaristi sengaja dibuat dari tepung tanpa ragi atau bumbu apapun, namun setelah menerima komuni suci, umat akan terpuaskan secara iman, karena dipersatukan dengan Kristus sendiri dan kita diberi kesempatan untuk mengenangkan perjamuan Tuhan.

Usai perayaan Ekaristi, anak-anak penerima komuni pertama mendapatkan hadiah. (GEREJA BATURUSA/LUSI OCTORA)

Dalam kotbahnya, Romo Vikjen juga berharap pada anak-anak yang menerima komuni pertama, agar semakin dikuatkan dan mampu menghadapi berbagai persoalan iman di masa-masa yang akan datang.

Salah satu anak penerima komuni pertama, Michael Ocneil Hendrawan mengungkapkan perasaan senangnya.“Mulai sekarang, setiap ada Ekaristi di gereja, sudah bisa ikut bersama menerima komuni suci,” ujarnya.

Sementara orang tua Michael menuturkan, “Kami sebagai orang tua berharap anak kami semakin dewasa dalam iman, semakin paham akan aturan-aturan Gereja Katolik serta paham apa larangan-larangannya.”

Senada dengan itu, kedua orang tua Nathalia Shela Gunawan juga menyampaikan rasa senang dan kebahagiannya. Mereka berharap, “Semoga anak kami semakin kuat imannya dan setia dalam mengikuti Kristus.”

Perarakan masuk. (GEREJA BATURUSA/LUSI OCTORA)

Serentak di Gereja Katedral dan Wilayah Lainnya
Pada minggu yang sama, di Gereja Katedral 35 anak juga menerima komuni pertama. Ekaristi dipimpin Pastor Rekan Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang, RD Yosef Setiawan. Sementara di Kapela St. Mikael di pimpin RD Yudi dengan 5 anak. Adapun Pastor Paroki Katedral St. Yosef Pangkalpinang, RD Yustin Ta’Laleng memimpin penerimaan komuni pertama di Gereja St. Petrus Kampungjeruk.

RD Yudi membagikan hadiah kepada para penerima komuni pertama di Kapela St. Mikhael, Sabtu (05 Juni 2021). (KATEDRALPGK/FENNIE)

Di akhir Perayaan Ekaristi, RD Yosef Setiawan berpesan agar anak-anak memelihara iman lewat kegiatan menggereja.
“Tuhan Yesus sekarang tinggal dalam dirimu, maka pertahankan kedekatan dengan Tuhan itu dengan aktif memelihara iman lewat kegiatan-kegiatan, salah-satunya menjadi putra-putri altar,” tandasnya.

RD Yosef Setiawan membagi komuni kepada satu dari 35 anak penerima komuni di Gereja Katedral St. Yosef, Pangkalpinang, Minggu (06 Juni 2021). (KATEDRALPGK/FENNIE)

Sementara Parokus Katedral St. Yosef Pangkalpinang RD Yustin Ta’Laleng berharap, agar anak-anak menyadari bahwa Yesus sungguh mencintai umatnya.
“Dengan bertolak pada bacaan Injil hari ini, ketika Yesus menyuruh para murid untuk menyediakan tempat bagi perjamuan paskah bersama mereka, kita perlu menyadari bahwa Yesus telah menyediakan tempat  yang istimewa bagi kita untuk selalu bersatu dengan dia yakni Gereja di mana Ekaristi dirayakan. Yesus juga telah menyediakan sebuah tempat bagi kita yang tinggi, yakni di surga, sehingga kita dapat selalu bersama-NYA,” pesannya.

Merasakan persembahan Tubuh Kristus untuk pertama kali. (KATEDRALPGK/FENNIE)

Romo Yustin mengimbuhkan, selain sebuah tempat, Ia mempersiapkan makanan: Roti dan anggur yang didalamnya Ia memberikan diri-NYa sendiri: ‘Ambillah, inilah tubuh-KU, minumlah, inilah darah-KU’.
“Dua karunia ini: Tempat dan makanan adalah sungguh kita butuhkan dalam hidup dan keduanya itu kita jumpai dalam Ekaristi. Ekaristi juga mempersiapkan bagi kita tempat yang tinggi, dalam keabadian, karena Ekaristi adalah roti surgawi. Roti yang turun dari surga – satu-satunya hal di bumi yang bercita rasa keabadian (surga). Karena itu cintailah Ekaristi karena di sana Yesus hadir memberi diri seutuhnya bagi kita. Dan kita pun di ajak untuk membagikan kasih Yesus kepada sesama, baik di rumah, di komunitas di manapun kita berada,” ujarnya. (katedralpgk)

Penulis: Ignatius Sarwoko/caroline_fy
Editor : caroline_fy


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •