Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Rabu, 21 Juli 2021
Bacaan Injil : Mat  13:1-9

Para saudara,

Siapkah kita menjadi ” tanah subur” bagi tumbuhnya semua kebaikan, kejujuran dan cinta kasih. Jika belum, kinilah saat yang tepat untuk merenungkan bahwa setiap saat kita diingatkan utk manjadi alat Tuhan bagi orang lain.

Dalam bacaan suci hari ini Yesus bicara kepada kita tentang kesedian hati kita untuk menerimanya. Situasinya begini, Yesus makin populer, karena banyak hal yang telah dilakukannya. Orang berbondong-bondong mencari Dia sebab mereka mengalami berbagai mukjizat. Mungkin mereka ingin mengalami lagi berbagai tanda mukjizat yang sanggup Ia lakukan dan telah tersiar luas kabarnya. Mungkin juga mereka memang terpesona oleh ajaran-ajaran-Nya yang penuh hikmat dan kuasa. Karena mereka belum pernah mendengar pengajaran seperti ini sebelumnya. Ketika Dia sudah semakin dikagumi oleh orang banyak justru dalam situasi itu Yesus memberikan perumpamaan tentang penabur yang menggali motivasi dasar mereka dalam mengikuti Dia. Yesus jelas  menantang mereka memeriksa diri, tipe tanah bagaimanakah mereka.

Seorang Penabur dalam perumpamaan ini adalah pribadi yang diutus untuk memberitakan Firman tentang Kerajaan Surga yaitu Yesus sendiri (ayat 19). Yesus tentu menginginkan agar semua yang mendengar ajaran-Nya mengalami pembaruan hidup dan perubahan hati. Namun, dengan perumpamaan ini, Yesus memberikan peringatan bahwa mungkin sekali orang banyak yang tertarik mengerumuni Dia itu tidak murni menyambut-Nya.

Ada orang yang hanya ikut-ikut saja tanpa motivasi yang jelas. Ada yang ikut, tetapi masih memikirkan urusan duniawi karena ketika ada tawaran dunia yang menggiurkan Firman itu ditinggalkannya. Ada yang ikut tetapi motivasinya hanya mencari enak dan tidak mau berhadapan dengan tantangan, tetapi ada yang memang sangat terbuka kepada kebaikan dan kasih Tuhan.

Pribadi yang terbuka itu adalah ibarat “tanah subur” yang siap untuk ditanam. Dia selalu menerima semua hal yang baik, sehingga bisa tumbuh dengan subur dan akhirnya bisa berbuah ada yang sedikit dan ada yang banyak.

Menjadi tanah subur bagi bertumbuhnya Firman Tuhan berarti memiliki pikiran dan hati yang siap dibentuk dan dibina sesuai dengan kehendak Tuhan. Semoga kita bisa selalu menjadi lahan subur dan terus menghasilkan buah yang baik dalam hidup kita. (*)

Renungan oleh:
RD Stanislaus Bani


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •