Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan Rabu, 8 September 2021
Bacaan :
1 . Mikha 5:2-5a
2. Matius1:18-23
PESTA KELAHIRAN SP. MARIA

Ungkapan :”Surga ada di telapak kaki ibu”, sesungguhnya mau menyatakan betapa istimewanya kedudukan setiap ibu dalam kehidupan manusia. Setiap orang terlahir di dunia dari ibu, sehingga seharusnyalah kalau  orang menghormati ibunya lebih dari yang lain.

Hari ini Gereja merayakan Pesta Kelahiran Santa Perawan Maria, suatu penghormatan, pernyataan dan pengakuan atas kedudukan Santa Perawan Maria yang istimewa dalam kehidupan beriman umat katolik. Kedudukan istimewa itu, karena melalui Santa Perawan Maria, Sang Juru Selamat Yesus Kristus lahir ke dunia.Seorang Wanita yang dipilih Allah menjadi ibu Sang Penyelamat.

Keistimewaan Santa Perawan Maria nyata dalam cara berimannya yang total kepada Allah. “Aku ini hamba Tuhan, terjadilah padaku menurut perkataanmu”, demikian ia ungkapkan kerelaannya untuk menjadi bunda Penebus.  Dengan setia ia juga mendampingi Yesus. Sejak Yesus kanak-kanak mengungsi ke Mesir hingga Ia wafat di kayu salib.

Ketika tergantung di salib, tak salah Yesus mempercayakan para murid-Nya dalam perlindungan Bunda Maria, dengan sabda-Nya :”Inilah ibumu!”. Begitu banyak gelar yang diberikan Gereja kepada bunda Maria (dalam doa Litani Santa Perawan Maria) untuk menyatakan betapa istimewanya kedudukan dan peran Bunda Maria bagi kehidupan beriman katolik.

Tidak berlebihan kiranya jika umat katolik senantiasa menghormati dan bernaung kepada Maria, bunda insani Yesus, bunda Gereja, bunda semua orang beriman.

Bundaku Maria yang istimewa bagi hidup dan imanku……… Salam Bundaku…… (*)

Renungan oleh:
Ign. Sumardi


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •