Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Renungan  Rabu Pekan XXIV, 15 September 2021.
Peringatan Wajib Santa Maria Berdukacita.
Bacaan : Ibrani 5 : 7-9. Mazmur 31 : 2-3a. 3b-4. 5-6. 15-16. 20. Yohanes 19 : 25-27 atau Lukas 2 : 33-35.

Saudara/i yang terkasih di dalam Yesus : Shalom!

Pada Hari ini : Rabu, 15 September 2021pada hari ke-15BKSN, kita juga menyatukan diri dengan seluruh Gereja untuk merayakanPesta Santa Maria Berdukacita (Sancta Maria Mater Dolorosa). Ketika dunia sedang dilanda oleh berbagai persoalan hidup, Firman Tuhan datang kepada kita dengan penegasan bahwa Yesus Kristus, Putera Allah, telah diberikan kepada kita sebagai Pokok Keselamatan. Dan selanjutnya, melalui murid yang dikasihi-Nya, Yesus memberikan ibu-Nya, untuk menjadi Bunda Gereja, Bunda Kaum Beriman, Bunda kita semua!

Mewakili semua manusia, yang seringkali mengalami tantangan dan kesulitan hidup di dunia ini, Pemazmur mengajak kita semua, untuk mengandalkan kasih-setia Tuhan, dan tidak perlu sungkan untuk meminta pertolongan kepada-Nya. Bersama Pemazmur, kita membawa kehidupan kita kepada Tuhan dengan memohon,“Selamatkanlah aku ya Tuhan, oleh kasih setia-Mu, (Mazmur 31 : 2-3a. 3b-4. 5-6. 15-16. 20).

Menanggapi seruan manusia untuk memperoleh pertolongan dari pada-Nya ini, Allah melakukan perbuatan yang besar, yaitu dengan memberikan Yesus Kristus Putera-Nya sebagai Pokok Keselamatan, (Ibrani 5 : 9).Selanjutnya, Yesus memberikan kepada kita, Bunda Maria, Ibu-Nya, “‘Ibu, inilah anakmu!’ kemudian kata-Nya kepada murid-Nya, ‘Inilah ibumu,’(Yohanes 19 : 26-27).”

Saudara, saat ini dunia kita dipenuhi oleh berbagai persoalan yang mengancam hidup dan keselamatan umat manusia.Ada kesulitan dalam rumah-tangga dan pekerjaan. Ada lagi kesulitan dalam relasi dan komunikasi antar manusia, bahkan kesulitan dalam relasi dan komunikasi antar anggota di dalam satu keluarga. Ada pu kesulitan dalam urusan kesehatan dan ekonomi, serta berbagai urusan hidup manusia lainnya.Namun di dalam berbagai situasi itu, Tuhan Allah tidak meninggalkan kita sendirian.Dia hadir dan menyertai kita di dalam perjuangan untuk mengatasi berbagai persoalan hidup tersebut!

Allah memberi kesempatan kepada semua manusia untuk memperoleh keselamatan, yang Dia sediakan melalui Yesus Kristus, Putera-Nya. Dan cara untuk memperoleh keselamatan di dalam Yesus Kristus ini,dapat dari Maria, Bunda kita. Cara ini ternyata sudah terbukti efektif pada kesempatan perayaan pernikahan di kota Kana, yang di Galilea itu. Demikian, untuk mendapatkan pertolongan Tuhan, Bunda Maria meminta kita, untuk “mendengarkan dan melakukan apa yang diminta oleh Yesus Kristus, (Yohanes 2 : 5. 11).”

Demikian, seorang ibu tidak akan membiarkan putera-puterinya berada di dalam situasi yang sulit. Seorang ibu pasti berusaha untuk mendapatkan cara untuk menolong anak-anaknya. Seperti yang telah dia lakukan bagi para pelayan dalam pesta nikah di kota Kana itu,Bunda Maria mengantarkan kita, berikut aneka persoalan hidup yang kita alami, kepada Putera-NyaYesus Kristus. Namun untuk ini, kita harus pendengar dan pelaksana Firman-Nya. Terima kasih Bunda Maria, untuk nasehatmu ini. Doakan kami untuk taat kepada Yesus Kristus, Putera-Mu, sebagaimana para pelayan pesta di kota Kana itu (Yoh 2 : 6-10). Amin! (*)

Renungan oleh:
RD Marcel Gabriel


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •