Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  

Pekan Biasa XXVI,

Pesta Malaikat Agung Mikhael, Gabriel, dan Rafael,

Bacaan Pertama: Daniel 7:9-10.13-14

Mazmur Tanggapan: Mazmur 138:1-2a.2b-3.4-5

Bacaan Injil: Yohanes 1:47-51                   

Injil hari ini mengisahkan bagaimana Nathanael dipanggil untuk mengikuti Yesus memiliki pesona tersendiri. Bersama Filipus, dia dipanggil di hari kedua di Galilea setelah setelah di hari sebelumnya Yesus memanggil Andreas dan Simon. Ada dua hal dapat kita pelajari dari kisah panggilan Nathanael. Pertama, panggilan itu adalah sebuah pertemuan dan pengalaman pribadi, tepatnya pengalaman perjumpaan dengan Yesus sendiri yang memanggil. Yesus bukanlah seorang guru biasa. Dia adalah seorang Mesis, seorang Anak Allah. Kedua, pengalaman mengenal, mengalami sendiri Allah, dan meyakini siapa Dia pada akhirnya harus diwartakan. Ini adalah sebuah pengalaman suka cita yang harus dinyatakan kepada orang lain supaya kabar suka cita itu dapat menyebar dan diterima.

Dalam konteks pengalaman Nathanael, penyerahan diri dan pengakuannya bahwa Yesus adalah Guru, Mesias, dan Raja orang Israel mungkin pertama-tama karena keterkejutannya bahwa Yesus telah melihat dia duduk di bawah pohon ara sebelum Filipus menyampaikan kabar suka cita Allah. Tetapi pengalaman itu berkembang menjadi sikap penyerahan diri, di mana dalam sikap itu sering nalar menjadi diterangi Roh Kudus, sehingga sikap skeptis dapat berubah menjadi sikap seorang beriman.

Hari ini kita belajar dari Nathanael untuk menjadi diri sendiri, untuk menjadi pengikut Yesus bukan dalam kepura-puraan dan kemunafikan, misalnya menjadi pengikut Yesus karena tidak enak dengan pengaruh dari orang lain entah itu sahabat, atasan, mertua, pasangan hidup dan sebagainya. Bahwa kita mengikuti Yesus karena kita berjumpa dengan-Nya Allah bukanlah sebuah hanya sekedar pengalaman biasa, tetapi sebuah pengalaman eksistensial.

Hari ini kita pun merayakan Pesta Malaikat Agung Mikhael, Gabriel, dan Rafael dirayakan Gereja untuk bersyukur atas karya keselamatan Allah yang dilaksanakan melalui para Malaikat Agung. Para Malaikat Agung membantu manusia sampai kepada keselamatan. Mereka mewakili hal paling dasar yang dibutuhkan dalam kehidupan manusia yaitu pergulatan, perutusan, dan kesehatan. Mikhael artinya ”Siapa dapat menyamai Tuhan?”  Malaikat Mikhael menemani kita yang gigih berjuang memilih untuk setia kepada Tuhan. Gabriel berarti ”Tuhan kemenanganku”. Ia juga disebutkan dalam Kitab Daniel dan terutama kita kenal dalam Injil Lukas. Gabriel utusan Tuhan yang menyampaikan kepada Maria bahwa ia akan mengandung Yesus, Sang Juru Selamat.

Renungan oleh Shito KadarI


Share
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •